It’s A Place for Self-Reflection, The World of Words Expressing Limitless Thoughts, Imagination, and Emotions

Jumat, 25 Februari 2011

Puisi: TATKALA KAWANMU SERBA PUTIH


Tatkala kawanmun telah serba putih
kau masih di sini melahap lumpur dan pasir
meminum darah miskin berselimut kulit fakir

Jumat, 11 Februari 2011

Puisi: THE HOPES OF A SUFI


Much. Khoiri
(... Innallaha wa malaaikatahu yushalluuna 'alan Nabiy; Yaa ayyuhalladzina aamanu shallau 'alaihi wasallimu tasliima...)
My hope is in what the eyes of man have never seen. So let me not trust in any visible rewards that blind the eyes of my soul,  my heart---with which I'd enjoy the rays of Your soul.

Selasa, 01 Februari 2011

Puisi: TIGA RENTANG HIDUP


Ketika masih bayi aku alami
Hidup indah melebihi mimpi

Sabtu, 29 Januari 2011

Puisi: NYANYIAN BATU-BATU


Much. Khoiri
Mitra,
Sudah kaupahatkan janji bisu di atas luka
Dengan buncah-buncah yang kian menganga:
Jalan ini t’lah rela jadi agenda abadi
Menorehkan tangis ibu dan rengek bayi.

Sabtu, 22 Januari 2011

Puisi: MEMOAR KITAB TUA


Dalam kolong waktu yang kian penat membawa luka
tertatih-tatih merambah sudut-sudut senyap gulita,
insan tua coba mencari lembar-lembar kitab berserakan
di antara celah langit dan persada yang kian menua
yang bisa berbisik lewat huruf-huruf purbanya

Rabu, 19 Januari 2011

Puisi: Should We be Parted


Much.Khoiri
Should we be parted after two fingers have united in bloods,
So look into your deepest, flowery soul & conscious heart
Where roses we planted there have now been blossoming
And a heartfelt, true promise was once sculptured pink.

Minggu, 09 Januari 2011

Puisi: SAJAK PERPISAHAN


T’lah bersaksilah sang surya beserta sumunarnya
atas siklus ruang dan waktu yang senantiasa setia
memahatkan untaian makna tanpa kata-kata berbusa
dari perjalanan panjangmu yang tanpa desah kelelahan.